Raimuna Cabang Ke-X Kwarcab Boyolali Mengajikan 424 Pramuka Penegak, Menumbuhkan Kemandirian Generasi Muda

oleh -13 Dilihat

Boyolali, Mediasimoraya.com – Sebanyak 424 anggota pramuka penegak Kwartir Cabang (Kwarcab) 1109 Boyolali, bersama 81 pendamping dan pinkon, mengikuti Raimuna Cabang ke-X yang digelar selama tiga hari di Lapangan Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada 31 Juli–2 Agustus 2026. Acara resmi dibuka oleh ketua harian Kwarcab Boyolali, Dwi Hari Kuncoro, yang menjabat juga sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali. Menurutnya, pembukaan raimuna ini menandai momen penting dalam rangka memperkuat kemampuan kepemimpinan serta mengingatkan peserta akan kembali kepada nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan rasa kepemimpinan yang menjadi inti pramuka. Ia menambahkan bahwa rangkaian kegiatan yang telah disiapkan, mulai dari pembicaraan, workshop, hingga lomba-lomba kompetitif, diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga yang memperdalam pemahaman peserta tentang peran pramuka dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan. Dwi Hari Kuncoro berkomentar, “Hari ini kita membuka raimuna cabang ke sepuluh yang diikuti peserta sebanyak 424 anggota pramuka SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta se seluruh Kabupaten Boyolali yang hadir selama tiga hari dua malam. Harapan kami agar kegiatan ini menjadi media yang positif untuk membentuk kemandirian peserta, sehingga mereka nanti dapat menguasai masa depan dengan lebih percaya diri.” Siti Alfiyyah Khusna, Ketua Sanggah Kerja Cabang (DKC) Kwarcab Boyolali yang berusia 19 tahun, menjelaskan bahwa seluruh peserta terdiri atas 26 sangga putra, 27 sangga Putri, 28 pendamping, dan 56 pinkon, sehingga jumlah total peserta mencapai 505 orang. Ia menambahkan bahwa acara ini tidak hanya menuntut disiplin fisik, tetapi juga melibatkan berbagai kegiatan kreatif seperti news reporter, lomba K3 yang meliputi kebersihan, kerapian, keindahan tenda perkemahan, serta penampilan kesenian dan budaya daerah. Menurutnya, peningkatan jumlah peserta dan variety kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan minat serta mengasah keterampilan kepemimpinan pada generasi muda. Fatkhiya, seorang peserta berusia 17 tahun, mengungkapkan kepuasan yang telah dirasakan selama hari pertama acara. “Seru dan banyak teman baru yang dapat diperoleh, sekaligus pengalaman baru yang belum pernah saya lakukan. Meskipun masih pada fase game‑game di hari pertama, saya yakin tiga hari mendatang akan berjalan lancar dan menyalakan semangat serta kerja keras peserta.” Regina Putri, siswi kelas XI SMKN 1 Musuk, menilai kegiatan ini sangat menyenangkan karena memperoleh kesempatan untuk mengenal banyak orang dari berbagai sekolah. “Saya senang dapat berinteraksi dengan siswa SMA/SMK/MA lain, belajar satu sama lain, dan merasakan rasa kebersamaan yang kuat. Kegiatan ini membuka wawasan serta memperkuat jaringan sosial di kalangan pemuda.” Eksani, Pengelola Humas Kwarcab Boyolali, menyatakan bahwa raimuna ini merupakan agenda utama program kerja Kwarcab yang dijalankan secara intensif oleh adik‑adik DKC. “Kami menyediakan dukungan penuh untuk semua kegiatan, mulai dari prasaraan, perlengkapan, hingga hadiah kepuasan berupa piala dan piagam untuk pemenang. Juara umum Raicab akan mewakili Kabupaten Boyolali pada raimuna Daerah Jawa Tengger nanti.” Raimuna Cabang ke-X menjadi momen penting dalam rangka memperkuat struktur pramuka a nivel kabupaten. Sebelumnya, Raicab IX telah diselenggarakan di Lapangan Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Boyolali pada tahun 2024. Kehadiran ribuan peserta pada acara sebelumnya menunjukkan pertumbuhan signifikan dari generasi kegenerasi, sekaligus memperlihatkan komitmen pemerintah dan organisasi pramuka untuk terus mengembangkan potensi pemuda di wilayah tersebut. Konsep raimuna yang berlangsung secara berkala juga mencerminkan tradisi tradisional pramuka Indonesia yang menekankan pembelajaran through doing serta peningkatan karakter. Analisis dari perspektif sosial dan pendidikan menunjukkan bahwa raimuna Cabang memiliki dampak strategis dalam memperkuat kemandirian, keterampilan problem solving, serta rasa kepemimpinan pada pemuda. Melalui kegiatan kompetitif seperti lomba kebersihan dan penampilan budaya, peserta belajar mengaplikasikan nilai-nilai disiplin dan kreativitas dalam konteks nyata. Selain itu, interaksi lintas sekolah yang terjadi pada acara ini memperluas jaringan sosial dan membuka peluang kerja sama lintas daerah. Namun, untuk memaksimalkan manfaatnya, diperlukan dukungan berkelanjutan dari instansi pendidikan, keluarga, serta komunitas agar program pramuka dapat berkelanjutan dan berkontribusi pada pembangunan karakter bangsa yang berkelanjutan. Dengan adanya raimuna Cabang ke-X, Boyolali menegaskan kembali peran pramuka sebagai platform utama untuk membentuk generasi pemuda yang berakar pada nilai-nilai kebersamaan, disiplin, dan kepemimpinan. Dengan adanya raimuna Cabang ke-X, Boyolali menegaskan kembali peran pramuka sebagai platform utama untuk membentuk generasi pemuda yang berakar pada nilai-nilai kebersamaan, disiplin, dan kepemimpinan.

 

Redaksi Media Simo Raya
MediaSimoRaya.com

Tentang Penulis: Redaksi Media Simo Raya

Gambar Gravatar
Tim editorial Media Simo Raya yang bertugas melakukan pengumpulan, verifikasi, penyuntingan, dan publikasi informasi sesuai standar jurnalistik Media Simo Raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *