Misteri Kematian Pemilik Konter Royal Phone Ambarawa Terungkap: Dugaan Perompak yang Berujung Tragis

oleh -19 Dilihat
oleh
banner 468x60

Grobogan, Mediasimoraya.com – Misteri kematian Candra Wakito (25), pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, akhirnya terungkap setelah jenazahnya ditemukan dalam mobil pribadi Honda Jazz berwarna abu-abu di Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Kamis (6/8/2026) sore. Korban, yang juga merupakan warga Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di bagasi mobil dengan nomor polisi AD 1398 YJ. Penemuan ini menjadi puncak dari krona yang melibatkan dugaan pencurian dan keterlibatan tidak dikenal yang menyebabkan tragedi.

Penemuan jenazah bermula dari kecurigaan warga yang menyaksikan mobil korban terparkir sejak pagi di depan bangunan kosong. Salah seorang warga berinisial D mengaku melihat kendaraan tersebut sekitar pukul 06.30 WIB. Tak berapa lama kemudian, dua orang yang mengenakan masker terlihat keluar dari mobil sebelum meninggalkan lokasi. “Dua orang pergi begitu saja meninggalkan mobil itu. Saya tidak tahu mereka pergi naik apa dan ke mana,” ujar D. Karena mobil tetap berada di lokasi hingga sore hari, warga akhirnya mendekati kendaraan sekitar pukul 17.00 WIB dan membuka paksa pintunya. “Ternyata ada mayat mengenakan lengan panjang dan celana panjang. Kami kemudian melapor ke Polsek Gubug,” katanya.

Sebelum jasad korban ditemukan, konter Royal Phone di Ambarawa diduga menjadi sasaran perampokan. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB setelah karyawan merasa curiga karena toko belum juga buka hingga siang hari. Upaya menghubungi pemilik toko juga tidak membuahkan hasil. Salah seorang warga, Nurul, mengatakan pemilik toko tidak dapat dihubungi sejak pagi. “Pemilik toko saat dihubungi tidak merespons, ponselnya juga tidak aktif,” ungkap Nurul. Karyawan kemudian membuka paksa pintu konter dan mendapati kondisi toko telah berantakan. Sejumlah ponsel dilaporkan hilang, sementara mobil milik korban juga tidak berada di lokasi. Selain itu, kamera pengawas (CCTV) yang sebelumnya terpasang di dalam toko ditemukan dalam kondisi terlepas.

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Rizky Ari Budianto membenarkan bahwa korban yang ditemukan di dalam mobil merupakan pemilik konter Royal Phone. “Benar, masih didalami,” kata Rizky. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, Satreskrim Polres Semarang juga melakukan penyelidikan terhadap dugaan perampokan yang terjadi di konter Royal Phone.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan penyidik masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta menelusuri lokasi penemuan korban di Kabupaten Grobogan. “Iya, ini sedang penyelidikan. Termasuk mendatangi lokasi di Purwodadi (Grobogan),” ujar Bodia. Ia menegaskan polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. “Nanti kalau sudah terang segera dirilis,” katanya.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang keamanan lingkungan bisnis kecil di Indonesia, terutama di wilayah perkotaan yang padat penduduk. Menurut analis keamanan, kejahatan terhadap toko-toko elektronik seringkali dilatarkan dengan modus operandi cepat dan terkoordinasi, sehingga sulit untuk dikesankan oleh korban. “Kejadian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara warga dan kepolisian untuk menangkal kejahatan yang semakin terorganisir,” kata seorang pakar keamanan. Selain itu, dugaan pencurian dan pembunuhan yang terjadi secara bersamaan dalam kasus ini juga menimbulkan spekulasi tentang keterlibatan jaringan kriminal yang lebih luas.

Hingga saat ini, kepolisian masih menyelidiki motivasi di balik dugaan perampokan yang diduga berujung pada kematian Candra Wakito, termasuk memburu pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Warga setempat dan pengguna jasa telekomunikasi di wilayah sekitar diharapkan tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada otoritas terkait.

Artikel ini dikembangkan dari laporan berbagai sumber untuk mediasimoraya.com dengan penambahan analisis dan konteks.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.