Ekspor Indonesia Tetap Tumbuh di Rp18.000 per Dolar, Budi Santoso Siapkan Barter dengan Filipina

oleh -14 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta, Mediasimoraya.com – Menanggapi penurunan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar AS, Menteri Perdagangan RI Budi Santoso menegaskan bahwa performa ekspor Indonesia pada periode Januari–April 2026 masih menunjukkan pertumbuhan positif, menjaga surplus perdagangan yang sehat. Ia menilai melemahnya mata uang domestik belum sepenuhnya berdampak negatif terhadap volume ekspor, karena negociações dengan pelaku usaha global masih menghasilkan nilai yang menguntungkan bagi sektor manufaktur, pertanian, serta produk olahan.

Data Kementerian Perdagangan menegaskan bahwa nilai ekspor sepanjang empat bulan pertama tahun ini mencapai sekitar US$ 15,2 miliar, mencatat surplus 5,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Kita melihat surplus 5,48 persen, artinya ekspor kita masih naik meski nilai tukar melemah,” ujar Budi saat ditemui di kantornya di Jakarta. Ia menambahkan bahwa peningkatan angka tersebut mencerminkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional, termasuk di negara-negara yang kini mengalami volatilitas nilai tukar.

Penjelasan Budi lebih lanjut mengungkapkan bahwa strategi ekspor yang diadopsi kini melibatkan diversifikasi pasar dan skema pembayaran non-dolar. Salah satu upaya yang sedang digenggam adalah barter trade dengan Republik Filipina, yang pada tahun ini mengalami penurunan nilai peso terhadap dolar. “Kami sedang menjajaki perdagangan barter dengan Filipina karena peso juga melemah,” ujar Budi. Rencana pertemuan dengan pengusaha Filipina akan digelar pada tanggal 12 bulan ini, di mana akan ditandatangani kontrak pertama yang akan mengikat keduanya.

Strategi barter ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada dolar AS sebagai alat pembayaran utama, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi pedagang keduanya dalam menyesuaikan nilai barang yang ditransaksikan. Budi menegaskan bahwa proses negosiasi sudah meliputi identifikasi buyer Filipino yang telah menandakan minat terhadap komoditas Indonesia, seperti produce buah, kopi, dan produk manufaktur ringan. Setelah persetujuan atas komoditas dan nilai dagang yang disepakati, kedua pihak akan menandatangani kontrak pada pertemuan yang dijadwalkan.

Di tengah tekanan global yang melanda, penurunan nilai rupiah dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal, antara lain kenaikan suku bunga di Amerika Serikat, inflasi energi, dan geopolitik perdagangan yang tidak pasti. Namun, peningkatan ekspor yang masih positif menunjukkan bahwa sektor ekspor Indonesia memiliki resilientitas yang cukup tinggi. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa jika tren nilai tukar melemah terus, tekanan inflasi pada produk impor dapat meningkat, namun pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan pada impor melalui diversifikasi produk dan pengembangan industri downstream.

Sejarah menunjukkan bahwa penurunan nilai rupiah pada tahun 2022 juga terjadi, namun ekspor pada periode tersebut tetap tumbuh sekitar 7 persen. Perbandingan ini menjadi indikasi bahwa kebijakan ekspor yang konsisten menjadi kunci stabilitas ekonomi makro. Pemerintah, melalui Kementerian Perdagangan, terus mengembangkan program dukungan untuk pelaku usaha, termasuk penyediaan data pasar, akses informasi logistik, dan insentif ekspor.

Jika skema barter dengan Filipina berhasil, ia dapat menjadi model kolaborasi regional yang memperkuat rantai pasok ASEAN. Keberhasilan strategi ini akan membuka ruang bagi negosiasi barter dengan negara-negara lain yang menghadapi tekanan nilai tukar serupa, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Dengan demikian, ekspor Indonesia tidak hanya menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi sarana peningkatan daya saing produk domestik di pasar internasional.

Artikel ini dikembangkan dari laporan berbagai sumber untuk mediasimoraya.com dengan penambahan analisis dan konteks.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.