Truk Boks Kerusakan Bangun Bengkel di Semarang, Dua Pelaku Luka-Luka

oleh -13 Dilihat

Semarang, Mediasimoraya.com – Sebuah kecelakaan terjadi di Jalan Raya Karanggede–Salatiga, Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Truck Mitsubishi Tronton, dilider Rukimin (50), mengalami kerusakan pada sistem pengereman setelah kompresor yang menyediakan tekanan angin gagal bekerja. Kendaraan berjalan mundur tanpa kendali, menabrak sepeda motor Honda Revo bernomor B 3128 SMQ, pejalan kaki, serta bangun bengkel di tepi jalan. Akibatnya, dua warga mengalami luka-luka berat.

Pemeriksaan awal shows sistem pengereman truk hilang saat truk berjalan melalui tanjakan. Rukimin, yang mengarah dari Klego menuju Salatiga, mengakui kendaraan kosong hanya menandatangani kenek. “Kompresornya hilang, truk terus mundur. Saya hanya membawa kenek,” ujarnya. Polisi dan tim medis berintervensi segera, membawa korban luka, Ihwanul Muslimin (45) dan Purwanto (46), ke rumah sakit untuk-dirawatan.

Ihwanul Muslimin, warga Ngablak, mengalami luka di kaki kiri dan luka lecet, sementara Purwanto, dari Suruh, kesal nyeri pada bahu kanan. Satu korban luka lainnya, nanju pelaku, juga mendapat penanganan di lokasi. Polres Semarang, melalui Kepala Polres Kanit Gakkum Satlantas, mengungkapkan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih dalam pengukuran. “Saksi mengutip tekanan rem tidak berfungsi, sehingga truk melaju mundur secara tak terkendali,” ujarnya.

Kecelakaan ini mengungkapkan risiko keselamatan yang berpotensi meningkat dalam perjalanan di jalanan terpencil atau di lokasi dengan infrastruktur yang kurang ideal. Ketersediaan sistem pengereman yang stabil pada kendaraan bermotor, terutama kendaraan berat seperti truk, menjadi aspek krusial untuk mencegah tragedi serupa. Pengaduan terhadap pelacara atau ketentuan hukum yang tidak mematuhi aturan keamanan jalan juga bisa menjadi faktor penentu.

MediaSimoRaya.com tetap Menuju pelestarian keamanan jalan dengan mempromosikan pengecekan rutin kendaraan dan kesadaran terhadap kondisi lalu lintas. Di tengah perkembangan teknologi kendaraan, regulasi yang lebih ketat terhadap kondisi teknis kendaraan bermotor diperlukan untuk mencegah kecelakaan parah.

Redaksi Media Simo Raya
MediaSimoRaya.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *